Logo
images

Sinergi BKKBN dan TNI Wujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang dan Berkualitas

Siaran Pers No. RILIS/19/B4/BKKBN/III/2019

PARIAMAN (04/03/2019) – TNI bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan Pencanangan Bakti Sosial TNI Manunggal KB-Kesehatan tahun 2019 Tingkat Nasional bertempat di Pantai Kata, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Senin (04/03/2019). Kegiatan ini dicanangkan oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. yang mewakili Panglima TNI. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Utama BKKBN, H. Nofrijal SP, MA., Gubernur Sumatera Barat, Walikota Pariaman, Bupati Padang Pariaman, Danrem seluruh Indonesia, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BKKBN dan Kementerian terkait.

Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Aster Panglima TNI menyampaikan bahwa pencanangan Bakti Sosial TNI KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2019 di Kota Pariaman merupakan salah satu bentuk kontribusi BKKBN dan TNI serta mitra kerja BKKBN lainnya untuk membangun kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia, sehingga bangsa Indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat sejahtera adil dan makmur.

Keberhasilan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan meningkatkan derajat ketahanan nasional serta mampu memberikan jaminan terhadap kesinambungan pembangunan nasional, yang pada akhirnya akan mampu secara signifikan meningkatkan kesejahteraan rakyat, terang George Elnadus Supit.

Aster Panglima TNI mengatakan saat ini para Babinsa sudah diberi kemampuan oleh BKKBN sebagai motivator, sehingga bentuk bantuan yang diberikan menjadi lebih berkualitas bekerja sama dengan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). “Para PLKB dan Babinsa harus secara terus menerus diberikan kemampuan dalam hal penggiatan Program Keluarga Berencana, agar mereka mampu mengembangkan dan melakukan pendekatan kepada masyarakat di lapangan," ujarnya

Saya sangat berharap melalui kegiatan kerja sama seperti ini akan menghasilkan formula yang dapat mendorong terwujudnya ketahanan keluarga sebagai kekuatan mendasar dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional,” kata GE Supit ketika membacakan sambutan Panglima TNI.


Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal menambahkan bahwa TNI merupakan mitra kerja yang sangat potensial dalam mempercepat pencapaian keberhasilan program keluarga berencana sehingga dapat menekan angka kelahiran di Indonesia. “Sejarah mencatat, kerjasama antara BKKBN dengan TNI berhasil menekan angka kelahiran dari 5,6 pada awal tahun 1970-an menjadi 2,6 pada awal tahun 2000-an dan 2017 menjadi 2,4 sehingga berdampak terhadap peningkatan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan dan perekonomian, sehingga Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera melembaga dengan baik dan dapat mencegah kelahiran yang tidak diinginkan sebanyak 80-100 juta jiwa. Kami berharap kerja sama ini dapat terus kuat terjalin dan ditingkatkan”, terang Nofrijal.



TNI telah membantu BKKBN dengan melibatkan Babinsa dan tenaga lini lapangan yaitu Petugas Penyuluh KB atau PLKB yang telah alih kelola sebagai tenaga pusat untuk menjadi tenaga penggerak dan motivator di lapangan. “Dengan adanya pemaduan dan integrasi kegiatan yang sinergis dengan TNI dan lintas sektor lain, baik lembaga eksekutif dan legislatif daerah, LSM, sektor swasta serta tokoh agama dan masyarakat, maka dapat memperkuat kembali program KKBPK di lapangan”, lanjutnya.



Pencanangan bakti sosial ini merupakan momentum penting yang diharapkan dapat berkontribusi nyata dan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam program KKBPK yang dapat menjangkau sasaran sampai daerah terpencil dan tertinggal, khususnya di Kampung KB, untuk menjaga kualitas pelayanan dan kelangsungan ber-KB. “Ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, BKKBN mendapat amanat untuk membentuk Kampung KB, sebagai poros pembangunan di tingkat desa dengan memprioritaskan sinergitas pembangunan fisik dan non fisik dan program prioritas pemerintah lainnya dengan memadukan program dan kegiatan antar kementerian dan lembaga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut agar dapat merasakan manfaat dari pembangunan”, kata Nofrijal.


Nofrijal berharap agar pelaksanaan pembentukan kampung KB dapat terus terselenggara dengan baik dan berkelanjutan serta penguatan dan percepatan sasaran program KKBPK dapat tercapai sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan guna mewujudkan kondisi penduduk tumbuh seimbang dan pembangunan manusia yang berkualitas. “Penggarapan program pembangunan berbagai sektor terkait di Kampung KB ini diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat dengan fasilitasi dari Kepala Desa, Ketua RW, Ketua RT, PKB/PLKB, PKK, institusi masyarakat pedesaan (IMP),Babinsa dan tokoh masyarakat, kader, serta lintas sektor terkait”, harapnya.



Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Pelayanan KB Gratis, Penyerahan Bantuan berupa ATTG bagi kelompok UPPKS, Penyerahan BKB KIT, GenRe Kit dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta pameran gelar dagang. (HUMAS)