Logo
images

Sekretaris Utama BKKBN Sampaikan Kuliah Umum Kependudukan di Jambi

Jambi - Sekitar 160 mahasiswa dan dosen terdiri dari Perguruan Tinggi kota Jambi ikuti Kuliah umum yang digelar BKKBN provinsi Jambi, bertempat di Akademi Keperawatan Garuda Putih, Rabu (11/10/2017).

Mengangkat tema pojok kependudukan di perguruan tinggi sebagai wadah pengembangan pengetahuan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan Keluarga  (KKBPK) bagi civitas akademika provinsi Jambi, kuliah umum disampaikan Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal.

Dalam pemaparannya Nofrijal menyebutkan pentingnya Pembangunan yang berwawasan kependudukan,pasalnya dewasa ini jumlah penduduk di bumi terbilang padat.

"Bumi ini terbilang sumpek atau padat yakni mencapai 7,5 milyar penduduk, padahal idealnya hanya 6,5 milyar sedangkan batas jumlah toleransi nya hanya 9 milyar. Untuk itu jumlah ini perlu dikendalikan," terangnya.

Menurutnya, melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dapat tercipta pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Dalam kuliah umum, Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal yang merupakan Plt Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN ini juga meresmikan pojok kependudukan di Akper Gapu Jambi,  dengan pojok kependudukan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Pojok kependudukan bisa dimanfaatkan seluruh akademisi baik di AKPER Gapu sendiri maupun mahasiswa secara keseluruhan dan  harapan kita ini dimanfaatkan dengan sebaik baiknya, baik secara manual ataupun terhubug dengan  e-library lain sebagai sumber informasi," terangnya.

Dirinya juga menghimbau kepada remajaagar menghindari bahaya latin dari kesehatan reproduksi seperti menikah usia anak-anak atau bawah umur, perilaku seksual peyimpang dan jauhi aksesbilitas NAPZA serta harus terus produktif.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Muhktar Bakti menyebutkan dalam rangka pelaksanaan sinkronisasi kebijakan pengendalian kuantitas penduduk,pemerintah menetapkan program dan kegiatan penyelenggaraan pengendalian kuantitas penduduk yang salah satunya melalui kerja sama pendidikan kependudukan.

"Pendidikan kependudukan adalah upaya terencana dan sistematis untuk membantu masyarakat agar memiliki penegtahuan ,pemahaman dan kesadaran tentang kondisi kependudukan sehingag diharapkan masyarakat memiliki kualitas hidup generasi sekarang dan mendatang,” kata Mukhtar.

Lebih lanjut di katakan Mukhtar, pelaksanaan pendidikan kependudukan dilakukan melalui jalur pendidikan formal,non formal serta informal. Pendidikan kependudukan melalui jalur formal sangat potensial untuk dikembangkan  sehingga atas itu BKKBN dengan Kemenristekdikti telah menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) tentang pengembangan jejaring kemitraan.

“Rancang bangun kegiatan potensial kedua instansi itu telah disusun diantaranya pemebntukan sekolah Siaga kependudukan (SSK) bagi peserta didik SMP dan SMA,pengintegrasian materi pendidikan kependudukan dalam Mata Kuliah Umum (MKWU) serta Kuliah kerja Nyata (KKN) sehingga guna mendukung hal itu dalam pemenuhan materi, informasi, refrerensi serta sebagai wadah pembelajaran bagi peserta didik / mahasiswa tentang isu-isu kependudukan amka BKKBN memfasilitasi dengan memebntuk Pojok kependudukan (Population Corner) disetiap sekolah dan Perguruan Tinggi,” lanjutnya.

Hadir dalam kesempatan ini Komandan Denkesyah 042 Garuda Putih Jambi Letkol CKM dr.Robert Simanjuntak,MAR, Direktur Akademi Keperawatan Garuda Putih Jambi kapten CKM Ns.Irwandi,S.Kep. 

 

Sumber: http://www.rri.co.id/post/berita/443999/daerah/sekretaris_utama_bkkbn_ri_sampaikan_kuliah_umum_kepada_mahasiswa_dan_dosen_di_jambi.html