Logo
images

Rebranding BKKBN : Menuju Cara Baru Untuk Generasi Baru

Siaran Pers No. RILIS/155/B4/BKKBN/XII/2019

Jakarta (19/12/2019) - “Rebranding ini sebuah keniscayaan, di mana era sekarang sudah berbeda dengan era-era yang dulu, dan kita tahu hampir 35% penduduk kita adalah millenials. Oleh karena itu jika kita tidak melakukan rebranding atau cara baru dalam berkomunikasi dengan masyarakat, sepertinya sulit rasanya BKKBN diterima oleh generasi baru. Jelas Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dalam Soft Launch Rebranding BKKBN sekaligus juga Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja (ADU JAK GenRe) tingkat nasional 2019 ADUJAK GENRE 2019, di Hotel Ciputra Jakarta, Kamis, (19/12).

Sebagai informasi, sebanyak 5.196 orang mengikuti kompetisi dalam rangka rebranding yang dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Kegiatan tersebut meliputi kompetisi logo, tagline, dan jingle BKKBN. Menurut Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), kompetisi ini adalah upaya untuk melibatkan seluas mungkin masyarakat agar BKKBN dapat lebih dekat dan relevan dengan alam pikiran serta karakter masyarakat saat ini.

Soft Launch Rebranding BKKBN mengambil tema, "Menuju Cara Baru Untuk Generasi Baru", Selain melibatkan masyarakat yang berasal dari latar belakang profesional maupun umum sebagai peserta, dalam rangkaian ini BKKBN juga melibatkan tim kurasi serta dewan juri yang memiliki kompetensi kuat di bidangnya juga yang mewakili lapisan generasi muda, terutama millenials dan zillenials. Dalam kegiatan ini di perdengarkan pertama kali aransemen baru Mars KB, hasil gubahan Adi MS.

Selain itu, Hasto juga menandaskan bahwa BKKBN adalah lembaga yang sangat strategis untuk menyiapkan generasi yang unggul. Agar indonesia menjadi lebih maju. “Menyiapkan generasi yang unggul harus by design, di sinilah pentingnya perencanaan. Di sinilah pentingnya Generasi Berencana (Genre). Oleh karena itu, BKKBN ke depan dengan logo, tagline, dan jingle baru ini dalam rangka mendaratkan program-program yang positif ini di tengah masyarakat,” terangnya.

Pada kesempatan ini BKKBN juga menggelar kegiatan Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) dan Jambore Ajang Kreativitas Remaja (ADU JAK GenRe) tingkat nasional 2019 ADUJAK GENRE 2019 ini merupakan gelaran yang ke-10 yang diikuti oleh lebih dari 700 perwakilan remaja dari seluruh Indonesia. Kegiatan kali ini mengambil tema ““Bergerak, Berdaya, Berkolaborasi dalam Karya: Jejak Langkah Satu Dasawarsa Genre Indonesia” dan diselenggarakan dari tanggal 16 - 20 Desember 2019.

Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo Sp.OG(K), mengaku sangat berbahagia dapat bertemu dengan Duta GenRe dan remaja dari seluruh provinsi di Indonesia. Ia berharap muda-mudi tersebut dapat menjadi motivator program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) garapan BKKBN. "Saya mengharapkan kalian para remaja dapat menjadi motivator program KKBPK melalui kegiatan remaja di masing-masing daerahnya," kata ‎Hasto.

Hasto menyampaikan dalam sambutannya, peran remaja sangat strategis untuk masa depan negara dan keberlangsungan pembangunan bangsa. BKKBN memandang remaja dalam dua perspektif. Yang pertama, remaja yang luar biasa harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap untuk bisa menjadi subjek pembangunan menuju Indonesia yang maju dan berkualitas. Kedua, remaja calon pasangan usia subur yang akan membentuk keluarga dan calon orangtua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga.

“Saya yakin, remaja-remaja disini pada nantinya akan mampu membentuk Keluarga Sejahtera dan Tentram, karena paham akan menyiapkan perencanaan dengan baik dalam menyiapkan masa depannya dan membina keluarga yang berkualitas”, jelas Hasto.


Oleh karena itu, Hasto berharap para Duta GenRe ini dapat mensosialisasikan program-program BKKBN kepada remaja lain, terutama mengenai masalah pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas. Rendahnya pemahaman remaja mengenai pengetahuan seksual dan reproduksi serta akses terhadap layanan kesehatan yang dapat melindungi dirinya menjadikan remaja rentan mengalami perilaku berisiko yang dapat menyebabkan kehamilan di usia dini, kehamilan di luar nikah, kehamilan tidak diinginkan, dan terinfeksi penyakit menular seksual hingga aborsi yang tidak aman.

“Genre merupakan tempat untuk curhat, bercerita, konsultasi yang nyaman bagi teman sebanya daripada curhat ke orang tua, guru, atau pendamping di sekolah. Genre ini menjadi pahlawan bagi teman-teman sebaya. Hanya pesan saya, harus menguasai ilmu nya, banyak-banyaklah membaca jangan sampai memberikan informasi atau nasehat yang salah”, harap Hasto dalam sambutannya.

Hasto pun berharap dengan upaya-upaya ini akan semakin banyak pihak yang memberikan dukungan kepada program-program BKKBN, sehingga berbagai program di bidang kependudukan maupun Keluarga Berencana dapat berjalan secara optimal. Selain itu, rebranding ini juga melibatkan pakar-pakar dari berbagai bidang untuk memperkuat hasil yang diperoleh dari kompetisi rebranding. Salah satu pakar yang terlibat adalah pakar pemasaran kenamaan, Hermawan Kertajaya.

Kompetisi Logo, Tagline dan Jingle Rebranding BKKBN ini membawa semangat baru. Hal ini karena melalui kompetisi didapat berbagai cara pandang yang lebih segar terhadap BKKBN melalui beragam usulan logo, tagline maupun jingle.

Setelah 23 hari masa penerimaan karya dan satu minggu proses seleksi dan penjurian, pada 30 November 2019 pun telah diumumkan para pemenang kompetisi. Terdapat tiga puluh pemenang dari tiga kategori berbeda, yaitu kompetisi logo, tagline, dan jingle. Dari masing-masing kategori dipilih tiga juara dan 7 nominator.

Pemenang kompetisi logo juara 1 adalah Perhat Karim Nurjanto, juara 2 Dody Aristia Anugrah, juara 3 Ahmad Kholid Ubaidillah, dan 7 nominator adalah Jati Atmojo, Mirawati Asali, Syifa Abdurrozak, Devika Zhafirah Aranti, Muhammad Faris Naufal, Feby Permana, Adnan Puguh Setyawan.

Sementara itu pemenang kompetisi tagline juara 1 adalah Muhammad Hafiz Sabiqulhaq dengan tagline “Siapkan Esokmu”, juara 2 Rd Moch Hady Arrasyid dengan taglin “Karena Cinta Butuh Rencana”, juara 3 Owlena Renaseilla Yousi dengan tagline “Rencana Bukan Sekadar Wacana”, dan 7 nominator adalah Choirul Anam, Fahri Karami Rafianto, Firman Hidayat, Muhammad Fikry Anshori, Irfan Zuldi, Taufiqa Hidayati, Rahmat Heru Kurniawan.

Sedangkan pemenang kompetisi jingle juara 1 adalah Indra Wuriasmoko dengan judul lagu “Rencanakan Masa Depan”, juara 2 Yohanes Victor Wahyu Sampurno dengan judul lagu “Generasi Pemenang”, juara 3 Wiwit Yulian Ismail “Hidup Terencana Itu Keren”, dan 7 nominator adalah Agus Setyawan, Almas Fadhil Rasyadi, Elvara Exa Frenanda, L Agus Wahyudi M, Hata Nugraha, Isya Trihusada, M. Febriansyah.

Adapun pemenang untuk Duta GenRe 2019, juara I putra diraih oleh I Putu Arya Aditia Utama (Bali) dan juara I putri diraih Teliana Juwita (Jawa Barat). Untuk juara II putra diraih Adrian Fahri (Sumatera Utara) dan juara II putri yakni Sarah Noverta Rahel Purba (Sumatera Utara). Adapun juara III putra adalah Muh Fadly Ridwan (Sulawesi Selatan) dan untuk putri yakni Dwi Wulan Sari (Lampung).

Lebih lanjut, Hasto berharap Generasi Berencana dapat menjadi Generasi Pancasila, yang selalu mengamalkan sila-sila Pancasila dalam kehidupannya, yang punya toleransi yang tinggi, gotong royong, mandiri, dan mempunyai karakter yang kuat untuk pembangunan bangsa. Generasi Berencana harus bisa memaknai Pancasila sebagai ideologi bangsa yang dapat menyatukan dan menciptakan kedamaian di masyarakat.

Terakhir, Hasto menyampaikan Generasi Berencana akan membawa rebranding BKKBN akan lebih berwarna. Genre harus menjadi garda terdepan dalam mengkampanyekan program-program BKKBN dengan jingle, logo, dan tagline yang baru. “Tentu hal ini dilakukan karena BKKBN ingin terus relevan dengan masyarakat. Zaman berubah, tantangan pun berbeda dari masa ke masa.

Saat ini, khalayak utama BKKBN adalah generasi Millennial dan Zillenial. Maka dari itu, BKKBN ingin terhubung dengan generasi muda dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat dengan melakukan pembaruan dari jingle, logo dan tagline. Berbagai usaha, daya dan upaya yang dilakukan oleh BKKBN ini adalah cara bagi BKKBN untuk semakin relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini dan ke depan, tutup Hasto. (HUMAS)

--------------------------------------------------------------------

Berikut daftar lengkap Pemenang Apresiasi Duta Genre 2019:

Juara 1 Duta Genre 2019:
- putra: I Putu Arya Aditia Utama (Bali)
- Putri: Teliana Juwita (Jawa Barat)

Juara 2 Duta Genre 2019:
- Putra: Adrian Fahri (Sumatra Utara)
- Putri: Sarah Noverta Rahel Purba (Sumatra Utara)

Juara 3 Duta Genre 2019:
- Putra: Muh Fadly Ridwan (Sulawesi Selatan)
- Putri: Dwi Wulan Sari (Lampung)

Juara Harapan 1
- Putra: Aditya Kusuma (Lampung)
- Putri: Radliatul Adawaiyyah (Kalimantan Barat)

Juara Harapan 2:
- Putra: Jayandra (Sumatera Barat)
- Putri: Kadek Diah Pradnyaswari Dewi (Bali)

Kategori Favorit:
- Putra: Cece Remargo Olanda (Bengkulu)
- Putri: Radliatul Adawiyyah (Kalimantan Barat)

Kategori Impelementing 28 Days Challenge
- Putra: I Putu Arya Aditia Utama (Bali)
- Putri: Radliatul Adawiyyah (Kalimantan Barat)

Kategori Inovator
- Putra: Ibnu Alif Daffa (Papua)
- Putri: Vivi Oktavia (Bengkulu)

Kateogri Motivator
- Putra: Faiz Arsyad (Jawa Timur)
- Putri: Teliana Juwita (Jawa Barat)

Kategori Sosial Media Inspirator
- Putra: I Putu Arya Aditia Utama (Bali)
- Putri: Kadek Diah Pradnyaswari Dewi (Bali)