Logo
images

Perwakilan BKKBN Provinsi Malut Lakukan Review Program KKBPK

Ternate -  BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara Rabu (23/8/2017) melakukan Rapat Penelaahan (review) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tingkat Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Kierah Room Muara Hotel Ternate itu dibuka Gubernur Maluku Utara diwakili Asisten I Setda Maluku Utara Hasbi Pora juga dihadiri Inspektur Utama (Irtama) BKKBN Pusat Agus Sukiswo sekaligus memberikan materi kepada peserta Reviuw Program KKBPK.

Irtama BKKBN Agus Sukiswo kepada RRI mengatakan, memasuki triwulan III pelaksanaan Program KKBPK harus memperkuat koordinasi antara BKKBN Pusat dengan daerah, terutama dalam hal penjabaran arah kebijakan dan strategi Program KKBPK ke dalam berbagai kegiatan priotitas di seluruh tingkat wilayah pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Dengan koordinasi yang baik maka arah kebijakan pengendalian penduduk akan dapat terintegrasi dalam RPJMD dan RKPD di masing-masing daerah dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

Disamping itu kata Agus Sukiswo BKKBN juga di tahun 2017 ini akan menurunkan angka kelahiran total menjadi 2.33, meningkatkan pemakaian kontrasepsi modern menjadi 60.9 %, menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi menjadi 10.26 %, meningkatkan peserta KB aktif untuk  MKJP menjadi 21.7 % dan menurunkan angka putus pakai menjadi 25.3 %.

”Sasaran tersebut merupakan indikator untuk keberhasilan pelaksanaan Program KKBPK di tahun 2017 dan ini sangat penting dilakukan dalam menentukan pencapaian sasaran pembangunan kependudukan dan KB pada akhir periode RPJMN dan Renstra 2015-2019,” Ungkap Agus Sukiswo, Rabu (23/8/2017).

Sementara Gubernur Maluku Utara diwakili Asisten I Setda Maluku Utara Hasbi Pora berharap kegiatan Review Program BKKBN ini akan dapat meningkatkan pembangunan Kependudukan dan KB di Provinsi Maluku Utara. Selain itu dapat meningkatkan kualitas pembangunan manusia sekaligus ikut membangun keluarga sejahtera.

Terpisah Kepala BKKBN Provinsi Maluku Utara Putut Riyatno mengatakan, sampai dengan semester I Tahun 2017 yaitu bulan Juni 2017 pencapaian peserta KB Baru secara total baru mencapai 57,89 % dari PPM 25.219 AKS, jika dibandingkan dengan jumlah peserta KB aktif dengan jumlah peserta PUS sesuai statistik rutin prosentasenya 76.76 %.

Menyinggung mengenai peserta aktif MKJP kata Putut Riyatno sebesar 24.419 akseptor dari total peserta KB aktif 72.108 atau 33.86 %, namun masih diperhadapkan dengan tingginya angka Unmet Need yaitu 23.2 %.

Belum tercapainya perkiraan permintaan masyarakat Maluku Utara disebabkan jumlah tenaga PLKB/PKB semakin berkurang dan tidak sebanding dengan jumlah Desa/Kelurahan, Wilayah Geografis Maluku Utara yang terdiri dari pulau dan laut menyulitkan dalam penggarapan akseptor serta ketersediaan alkon yang tidak memadai pada akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017, seperti IUD, Kondom dan Pil.

Sementara dalam review program KKBPK ini diikuti 150 peserta terdiri dari OPDKB, Sekretaris dan Kabid KB/KS Kabupaten Kota, Mitra Kerja BKKBN, Para Kabid, Kasubid, Kabubag dan staf BKKBN Maluku Utara, Wartawan media cetak dan elektronik serta pengurus LSM.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja Program KKBPK setiap Kabupaten Kota selama semester I Januari – Juni 2017, mencari solusi dan strategi dalam pencapaian sasaran kinerja pada semester II serta memeberikan pengetahuan dan wawasan kepada peserta tentang Program KKBPK dan Pragram lainnya yang mendukungnya.

Sebelum pelaksanaan Review telah didahului dengan kegiatan Pra Review yang diikuti oleh para Kepala OPDKB, Sekretaris dan Kepala KB/KS Kabupaten Kota.  (RRI)

Link: http://www.rri.co.id/ende/post/berita/427013/daerah/bkkbn_malut_lakukan_review_program_kkbpk.html