Logo
images

KEPALA BKKBN RESMIKAN COMMAND CENTER KEPENDUDUKAN DAN KB E-FAMILY KABUPATEN MALANG

Siaran Pers No. RILIS /057/B4 /BKKBN /VII /2019

Malang (17/07/2019) - Dalam pengembangan dan pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kabupaten Malang telah cukup dikenal di Indonesia melalui program Contra War (contraception for woman at risk). Program tersebut telah mendapat pengakuan dari beberapa kementerian dan lembaga karena efektifitas dan outcome program tersebut telah secara nyata telah berhasil menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Malang.

Program Contra War selama ini telah dijalankan dengan dukungan berbagai pihak mitra kerja OPD KB Kabupaten Malang dan telah diintegrasikan dengan berbagai program yang lain untuk mengoptimalkan outcome program tersebut. Lebih jauh dari itu ternyata pemanfaatan dan pengintegrasian program contra war ini mendasari pembentukan program E-family.

"Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kabupaten Malang yang telah mengembangkan program-program inovatif dalam upaya menyelesaikan permasalahan terkait KKBPK. Kami percaya dengan dukungan dari berbagai mitra lintas sektor di Kabupaten Malang, maka akan terjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat". Ungkap Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam sambutannya pada peresmian Command Center Kependudukan dan KB (e-family) di Kantor Bupati Kabupaten Malang, Rabu 17/07/2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Didik Budi Muljono, UNFPA Rep Najib Assifi, Deputi Bid. KBKR BKKBN Dwi Listyawardani, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Yenrizal, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Malang Sri Wahyuni Pudji Lestari.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Malang Sri Wahyuni Pudji Lestari menjelaskan, "Pemanfaatan dan pengintegrasian program contra war ini mendasari pembentukan program E-family. Program E-family ini adalah pengembangan lebih jauh dan lebih komprehensif dari program contra war dengan mengintegrasikan berbagai sumber data. Pengintegrasian tersebut akan dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan-kebijakan terkait program KKBPK sehingga diharapkan kebijakan tersebut dapat berlangsung dengan lebih efektif dan dapat menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat dengan lebih optimal", jelas Sri.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengungkapkan, "Saya harap command center ini selalu rutin melakukan pencatatan sehingga mendapat data secara realtime dan tentu comand center ini perlu sustainability. Tapi saya percaya sustainability program ini di Kabupaten Malang tetap terjaga", pungkas Hasto. (Humas)