Logo
images

Kepala BKKBN Bertemu Menteri Sosial Bahas Integrasi Data Indeks Pembangunan Keluarga

Siaran Pers No. RILIS/117/B4/BKKBN/XI/2019

Jakarta (05/11/2019) - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Hasto Wardoyo beraudiensi dengan Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara, pada Selasa (05/11) di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta.

Pertemuan ini dalam rangka silaturahmi dan membahas sinergitas program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) BKKBN dengan program-program Kementerian Sosial.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo menyampaikan dalam pertemuan tersebut bahwa BKKBN mohon dukungan dan kerjasama dengan Kemensos dalam rangka membuat instrumen Indeks Pembangunan Keluarga (IPK). BKKBN menargetkan instrumen IPK sudah jadi pada akhir 2019, sehingga bisa diterapkan pada 2020 dan 2021. IPK tersebut berisikan variabel untuk melihat sejauh mana keluarga di Indonesia dapat menyentuh kondisi tentram, mandiri dan bahagia. “IPK ini akan mengukur bagaimana ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Indonesia terintegrasi dengan data dari Kemensos, yang menjadi indikator pembangunan pemerintah”, jelas Hasto. 

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyambut baik hal-hal tersebut dan akan membantu program-program BKKBN. Juliari menyampaikan akan meminta jajarannya untuk dapat bertukar informasi dalam rangka penguatan data untuk melengkapi program IPK. “Saya harap dalam waktu dekat dapat dilaksanakan MoU antara Kemensos dengan BKKBN, dilanjutkan dengan PKS sebagai payung kerjasama program. Dilanjutkan dengan sosialisasi bersama di lapangan”, harap Mensos.

Dalam audiensi ini, turut hadir Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal, Inspektur Utama BKKBN Agus Sukiswo, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga M. Yani, dan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Prof. Muhammad Rizal Martua Damanik. (HUMAS)