Logo
images

BKKBN Jateng Terus Tingkatkan Peserta KB Baru

Semarang - BKKBN Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan jumlah peserta KB baru salah satunya dengan melakukan akselerasi program KB bagi pengelola program di tingkat kabupaten dan kota.

"Kami menargetkan di empat bulan tersisa, capaian peserta KB baru bisa terus meningkat," kata Plh Kepala BKKBN Provinsi Jateng Erna Sulistyowati di sela acara Forum Koordinasi Peningkatan Kemitraan dan Akselerasi Pencapaian Program KB-KR Bagi Pengelola Program Tingkat Provinsi di Semarang, Senin.

Berdasarkan statistik rutin di Jateng sampai dengan Juli 2017, capaian peserta KB baru dari target 1,5 juta pasangan usia subur di tahun ini, baru tercapai 28,85 persen.

Erna mengaku bahwa ada banyak upaya untuk meningkatkan peserta KB baru di antaranya dengan adanya komitmen bersama para pengelola program KB dan Kesehatan Reproduksi serta menerapkan strategi secara berbeda di masing-masing daerah yang masih rendah peserta KB aktif dan peserta KB barunya.

"Upaya lain seperti pelatihan tenaga kesehatan serta memanfaatkan momentum pelayanan misalnya TNI Manunggal KB Kesehatan atau TMKK," katanya.

Kabid Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) BKKBN Provinsi Jawa Tengah Nanik Budi Hastuti menambahkan bahwa BKKBN tidak hanya menambah peserta KB baru, tetapi juga mempertahankan peserta KB aktif.

"Jangan sampai mereka yang sudah ber-KB menjadi berhenti. Jadi kami berusaha agar peserta KB aktif tidak berkurang serta peserta KB baru juga bertambah," kata Nanik.

Capaian peserta KB aktif di Jateng mencapai 78,94 persen dari total 6,8 juta pasangan usia subur, per Juli 2017. Sementara capaian metode kontrasepsi jangka panjang mencapai 28,50 persen dari total yang ikut KB 5,4 juta peserta KB aktif.

"Untuk capaian peserta KB aktif tambahan ada 152.171 dari jumlah sasaran di tahun 207 sebanyak 171.332 orang," demikian Nanik.  (Antara)