 |
Sampai saat ini, mitos masih terus berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena mitos ini diwariskan turun menurun dari generasi satu ke generasi berikutnya. Cakupan mitos ini juga sangat luas, salah satu diantaranya adalah seputar kesehatan keluarga. Misalnya, dengan seringnya mengkonsumsi wortel, dapat mempertajam penglihatan. Atau masalah kemanan seperti tidak boleh langsung berenang setelah makan, harus menunggu kurang lebih sekitar satu jam. Dibawah ini beberapa mitos seputar kehamilan yang banyak beredar di tengah masyarakat, kendati tak jelas asal-usulnya, namun tetap saja banyak orang yang percaya segala mitos tersebut. Anda percaya atau tidak, sepenuhnya itu adalah hak Anda! 1. Perubahan Fisik Ibu Hamil • Bila disaat kehamilan ibu lebih suka berbaring di sisi kiri, nantinya ia akan menimang bayi laki-laki. Sedangkan bila lebih sering berbaring ke kanan, maka besar kemungkinan bayinya perempuan. • Bila disaat kehamilan mengalami mual dan muntah hebat, berarti bayinya perempuan. Sedangkan bila tidak, pasti bayinya laki-laki. • Bila kulit ibu berubah menjadai lembut, maka bayi yang akan dilahirkan pasti perempuan. Namun bila kulit tangannya terasa kering, berarti akan melahirkan bayi laki-laki. • Bila sang ibu ngidam jeruk, maka akan menimang bayi perempuan. • Bila kulit tubuh ibu pecah, berarti akan memiliki bayi perempuan. • Bila sang ibu senantiasa merasa bersyukur selama kehamilan, berarti akan memiliki bayi perempuan. Sebaliknya bila selalu gugup dan cemas, berarti bayi laki-laki yang akan melahirkan. • Bila wajah ibu hamil terlihat tampak lebih berisi, berarti sedang mengandung bayi perempuan. • Bila perasaan berubah dengan cepat dan ekstrem, maka berharaplah mendapat bayi perempuan. • Bila payudara sebelah kanan lebih besar dari payudara kiri, itu artinya akan dikaruniai bayi perempuan. Sebaliknya, bila payudara kiri yang lebih besar, berarti bayinya nanti laki-laki. • Ibu hamil tergila-gila pada makanan yang asin-asin? Bersiap-siaplah mendapatkan bayi laki-laki. Ngidam makanan yang manis-manis? Berarti bayi yang akan dilahirkan adalah bayi perempuan.
2. Bentuk Perut Ibu Hamil • Bila posisi bayi terlihat di bawah, kemungkinan besar bayinya laki-laki. Namun, bila perut kelihatan tinggi, bisa jadi bayi perempuanlah yang akan lahir. • Bila perut terlihat lebih menonjol ke depan, berarti bayinya laki-laki. Sedangkan bila besar perutnya merata, pasti perempuan.
3. Kalung dan Bandul • Juntaikan kalung dengan bandul di atas telapak tangan, perhatikan gerakannya. Bila bergerak ke depan dank e belakang berarti bayinya laki-laki, sedangkan bila gerakannya membentuk lingkaran, berarti bayinya permpuan. • Gantungkan cincin atau kalung rantai di atas perut. Bila gerakannya ke depan dan ke belakang berarti laki-laki, sedangkan bila membentuk gerakan melingkar, berarti bayi yang akan dilahirkan perempuan. • Bila ada bocah laki-laki yang tertarik melihat perut Anda yang membuncit, berarti Si Kecil dalam perut Anda berjenis kelamin perempuan, sebaliknya bila si bocah laki-laki tadi acuh tak acuh, kemungkinan Anda akan melahirkan bayi perempuan. • Menebak jenis kelamin janin juga bisa dilakukan dengan makan bawang putih. Bila aromanya merebak sampai ke pori-pori, berarti bayinya laki-laki. Namun, bila aromanya tak tercium, berarti akan memiliki bayi perempuan. • Bila Anda lebih memilih kunci berujung bulat, janin yang akan dilahirkan berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan bila ujungnya runcing, bayi perempuanlah yang akan dilahirkan. • Bagaimana cara Anda memperlihatkan tangan kepada orang lain? Telapak tangan menghadap ke atas? Pasti bayinya perempuan, sedangkan bila telapak tangan mengarah ke bawah berarti bayinya laki-laki.
4. Tanda-tanda Lain • Bila selama hamil bermimpi akan mendapat bayi permpuan, Anda justru akan mendapat bayi laki-laki. Begitu juga yang terjadi sebaliknya. • Bila detak jantung janin lebih dari 150 kali per menit, berarti bayi yang akan lahir adalah bayi perempuan. Sedangkan bila hitungannya kurang dari 150, berarti bayinya laki-laki. • Peluang terbentuknya jenis kelamin anak laki-laki sama besarnya dengan anak perempuan bila saat terjadinya konsepsi, suami istri dalam keadaan tenang dan tanpa stress. (adl-nov)
|