Logo
images

Pentingnya Pemahaman Kesehatan Reproduksi Sejak Dini

Jakarta-01/08/2018- Banyaknya permasalahan kesehatan reproduksi yang timbul sejak masa janin hingga remaja seperti kekurangan gizi kronis, rendahnya pemberian ASI eksklusif, pernikahan usia anak, kehamilan yang tidak diinginkan menyebabkan kesehatan reproduksi sejak masa anak penting untuk diperhatikan oleh berbagai pihak, termasuk pemangku kebijakan. Dalam hal ini kesehatan reproduksi yang dijaga sedini mungkin akan berperan penting dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

Terkait dengan hal tersebut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bertempat di auditorium kantor pusat BKKBN Jakarta, Rabu (01/08/2018) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi Anak dalam rangka Hari Anak Nasional 2018 dengan tema “Pentingnya Pemahaman Kesehatan Reproduksi Sejak Dini Demi Peningkatan Derajat Kesehatan Generasi Penerus Bangsa”.

Dalam sambutannya pada pembukaan Seminar Kesehatan Reproduksi Anak, Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo mengungkapkan, “Seminar ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sedini mungkin sehingga dapat turut berperan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan reproduksi anak,” ungkap Sigit.

Seminar diikuti oleh perwakilan remaja dari berbagai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK), Forum Generasi Berencana (GenRe), Pramuka serta perwakilan pelajar dan mahasiswa di Jakarta. Sebagai pembicara seminar diantaranya adalah Hesti Kristina Pinita Tobing (Ikatan Konselor Menyusui Indonesia), dr. Utami Roesli (Dokter Spesialis Anak dan Penggiat Laktasi) dan Anna Surti Ariani (Psikolog Anak) seminar dipandu oleh Ayu Wardhani (presenter Jak TV).

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama BKKBN dan BNN yang ditandai dengan penandatangan MoU dengan tujuan untuk mengadakan kerjasama dalam bidang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Hadir dalam penandatanganan Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, Kepala BNN Heru Winarko, Inspektur Utama BKKBN Agus Sukiswo, Deputi KBKR BKKBN Dwi Listya Wardhani serta Pejabat Tinggi Madya dan Pratama BKKBN dan BNN. (HUMAS)