Logo
images

Plt. Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN, M. Yani membuka Jambore Program KKBPK Rabu (4/7)

Jambore Program KKBPK : Apresiasi BKKBN Untuk Tenaga Lini Lapangan

Manado - Keberhasilan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tidak terlepas dari dukungan dan peran serta tenaga lini lapangan yang meliputi : Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB yang berstatus PNS maupun Non PNS, para Kader Program yang bergabung dalam Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP) serta keluarga-keluarga yang secara konsisten menjadi peserta KB Lestari yang dapat dijadikan motivator untuk keluarga lainnya. 

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV tahun 2018 serta memberikan apresiasi atas prestasi kerja dan komitmen para tenaga lini lapangan, BKKBN menyelenggarakan kegiatan Jambore Program KKBPK (4-7 Juli 2018) sekaligus penilaian dan penghargaan yang diselenggarakan di Hotel Mercure Manado Tateli Beach Resort, Minahasa, Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan sebagai pembinaan, percontohan dan motivasi kepada tenaga lini lapangan lainnya bahwa prestasi kerja dan komitmen terhadap Program KKBPK merupakan suatu yang membanggakan dan perlu dicontoh oleh tenaga lini lapangan lainnya.

Plt. Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN, M. Yani dalm sambutannya pada pembukaan Jambore Program KKBPK Rabu (4/7) mengungkapkan, “Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan bagi seluruh Tenaga Lini Lapangan Program KKBPK  yang telah bekerja dengan profesional dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap Program KKBPK. Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Ibu yang terpilih sebagai Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB Teladan, IMP Teladan, Peserta KB Lestari 15 Tahun Teladan dan Petugas Lapangan KB Non PNS Teladan dari masing-masing Provinsi.”ungkap M.Yani.

Kegiatan Jambore Program KKBPK diikuti oleh 209 orang peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan Jambore sekaligus penilaian dan penghargaan Penyuluh ini akan memilih para teladan – teladan yang telah diusulkan oleh masing-masing provinsi dan selanjutnya diseleksi secara terbuka untuk menjadi teladan tingkat Nasional. Tahapan penilaian dilakukan 2 tahap yaitu seleksi administrasi dan penilaian kompetensi/prestasi yang meliputi : aspek wawasan, aspek pengabdian masyarakat dan aspek tambaha, Metode penilaian dengan wawancara dan observasi. Untuk tahapan penilaian Teladan Nasional dilakukan 2 (dua) tahap yaitu seleksi profil yang menghasilkan 5 (lima) terbaik dari setiap kategori. Selanjutnya 5 (lima) terbaik dilakukan penilaian performance oleh juri BKKBN. 

Mengakhiri sambutannya Plt. Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN, M. Yani menyampaikan, “Saya berpesan agar momentum ini dijadikan ajang silaturahmi dengan sesama pejuang Program KKBPK dari berbagai daerah, silahkan saling bertukar pikiran tentang berbagai suka-duka dalam mengemban amanah mulia ini. Meskipun ajang ini adalah kontestasi saya tidak berharap Bapak dan Ibu memaknainya sebagai lomba untuk saling mengalahkan, tetapi silahkan dipandang dari sudut positif, ini adalah ajang kontestasi untuk saling memberi motivasi.” tutup M.Yani (HUMAS)