Navigate Up
Sign In
BKKBN > Berita > Terima Kasih, Diingatkan
Terima Kasih, Diingatkan
Wednesday, December 21, 2011
BKKBN Online JAKARTA :  “Terima kasih, ya … sudah diingatkan.” Ungkapan itu dikemukakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar, Senin.
Kenapa berterima kasih kepada wartawan bkkbn.go.id? Di Hotel Borobudur Jakarta pada 19-20 Desember 2011 digelar Konferensi dan Lokakarya Nasional Menuju Pembangunan yang Lebih Inklusif dan Berkeadilan Gender: Indonesia dan Perspektif Global.
Kegiatan dua hari ini ini digelar atas kerja sama Kementerian PP-PA dan Bank Dunia.  Namun sayang, ketika MenPP dan PA menyampaikan pidato, tidak satu kalimat pun menyinggung masalah keluarga berencana. Padahal jelas-jelas masalah angka kematian ibu, masalah kemiskinan yang menggeluti warga, khususnya kaum perempuan banyak diulas dalam pidatonya.
Usai pembukaan, biasalah teman-teman wartawan mengajukan pertanyaan di luar ruang acara. Namun sayang, wartawan pun tidak menyinggung soal KB yang sangat erat dengan angka kematian ibu yang masih tinggi. Maklum peserta KB di Indonesia kebanyakan kaum perempuan. Kasus perkosaan di angkot menjadi topik pertanyaan. Tak apalah.
Usai ’dor stop’ wartawan bkkbn.go.id mohon waktu satu menit saja untuk mengkorfirmasi kenapa masalah KB tidak disinggung, padahal di tingkat kabupaten/kota lembaga yang menangani masalah pemberdayaan perempuan dan KB kebanyakan menjadi satu. Misalnya badan pemberdayaan perempuan dan KB.
”Mohion maaf Ibu Menteri, kenapa masalah kependudukan dan KB kok tidak disinggung?”
”Oh, ya .... terima kasih, terima kasih diingatkan,” tuturnya sambil memanggil-manggil Sesmen PP dan PA Sri Danti.
”Ibu Danti, tolong nanti soal KB dan kependudukan dimasukkan dalam rekomendasi,” tuturnya. (H)