BKKBN Online jakarta: Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr dr Sugiri Syarief, Menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan intervensi terhadap pengadaan barang dalam bentuk apapun.
“Komitmen saya dalam hal pemberantasan korupsi sangat tinggi, dan saya akan menjadi orang terdepan jika ada penyelewengan di lembaga ini,” tegas Sugiri syarief, usai Rapat Pengendalian Program (Radalgram) di Jakarta Senin (6/02/12), menanggapi Adanya sekelompok LSM yang menamakan diri GERAM mendatangi kantor BKKBN belum lama ini. Lebih jauh dikemukakan Sugiri Syarief, Aksi LSM tersebut, merupakan hal positip dari masyarakat yang ditujukan kepada BKKBN. Aksi itu menjadi cermin dan alat kontrol bagi lembaganya untuk lebih gencar lagi menangani berbagai bentuk penyelewengan. Mengingat BKKBN ingin menciptakan iklim budaya kerja yang bersih dari korupsi dan sistem reformasi birokrasi yang baik. “ Komitment ini akan tetap dikawal oleh Irtama (Inspektur Utama) BKKBN dan para jajaran eselon I, oleh karena itu, saya minta pada semua jajaran serta Pejabat BKKBN untuk mendukung komitmen ini. Jika ada laporan penyimpangan atau pun tidak tetap harus selalu diperiksa secara prosedur, karena pengawasan adalah tangan kanan kepala,” ujar Sugiri.
Sugiri menambahkan, untuk lebih memperkuat komitmen BKKBN dalam menciptakan iklim birokrasi yang bebas dari korupsi tersebut, BKKBN akan mendeklarasikan zona integritas wilayah bebas korupsi. "Deklarasinya akan dilakukan pada acara Rakernas program KKB tahun 2012 tanggal 8 Februari 2012, besok" tuntas mantan sekretaris jendral Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini. Sikap ini memang tidak pernah surut sejak menjadi kepala BKKBN (humas)