BKKBN - Pelayanan keluarga berencana (KB) dengan metoda operasi wanita (MOW) secara rutin di RSPAU Dr Esnawan Antariksa selama tahun 2011 mencapai 1.170 peserta atau lebih dari yang ditargetkan yakni hanya 1.052 akseptor MOW atau menjadi 112,22 persen . Sebagian besar peserta MOW dibawa oleh kader KB wilayah Jakarta Timur dan sebanyak 551 akseptor MOW datang sendiri ke RSPAU.
“Selama setahun ada tujuh kali pelayanan di RSPAU, jadi masing-masing pelayanan rata-rata ada 80 akseptor baru MOW. Semua pelayanan MOW dibiayai oleh Pemprov DKI Jakarta,” kata Kasubdit Kesehatan Reproduksi Kantor KB Jakarta Timur Daryanti, SH, MSi kepada Pelita, di kantornya, Sabtu (11/2).
Pelayanan RSPAU Dr Esnawan Antariksa 2012 yang dimulai pada 7 Februari lalu, melayani 106 peserta KB baru MOW. “Sebetulnya, calon akseptor atau peserta baru yang diperoleh kadaer ada 136 calon, tetapi yang datang ke RSPAU hanya 120 orang saja. Tetapi, setelah dicek kesehatannya ternyata hanya 106 yang memenuhi syarat untuk menjalani MOW,” kata Daryanti.
Daryanti mengatakan, sebelum menjalani MOW, calon akseptor harus melalui proses medical check up, mulai dari pengukuran tensi, cek urine untuk mengetahui hamil atau tidak, cek laboratorium gula darah dan lainnya. “Kemarin ada juga yang ternyata hamil, dan ada juga yang tensinya tinggi tetapi memaksa minta MOW, dokter tidak akan mengizinkan jika tidak memenuhi persyaratan medisnya,” ujarnya.
Tahun 2012, Kantor KB Jakarta Timur bekerjasama dengan sejumlah perusahaan antara lain Blue Bird, Marthina Berto, dan PD Pasar Induk Kramatjati, untuk menjaring peserta KB baru dan melayani peserta KB aktif agar terus menggunakan kontrasepsi dan melepas kontrasepsi bagi yang akan merencanakan mempunyai anak lagi. “Kami juga akan menyiapkan rumah sakit lagi. RS Rawamangun sudah siap melayani MOW,” kata Daryanti.
Untuk metoda operasi pria (MOP) tahun lalu, pihaknya tidak mencapai target. Tetapi tahun ini malah dinaikkan lagi targetnya menjadi 375 peserta di tahuh 2012.(kkb2)