(Oke Zone-Lifestyle) PERINGKAT Indonesia dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurun. Bila kriteria di dalamnya menekankan penurunan kualitas penduduk, maka dibutuhkan kerja sama banyak pihak.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief mengatakan, kerja sama BKKBN dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mantap dan mengalami perkembangan yang sangat baik dalam mensosialisasikan dan mempromosikan program KB.
"Selama ini, TNI memberikan sumbangan positif seperti pembangunan sumber daya manusia. TNI merupakan institusi yang konsisten dalam membangun kerja sama, TNI juga selalu tampil di depan," ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarief pada Pertemuan Nasional Evaluasi Bakti Sosial KB Kesehatan Kerja Sama BKKBN dengan TNI 2011 di kantor BKKBN, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (14/11/2011).
Sugiri menambahkan, bidang kependudukan merupakan masalah yang harus ditangani dengan hati-hati karena sangat berkaitan dengan bidang pembangunan. Satu hal yang akan sangat mengganggu pembangunan adalah jumlah penduduk yang tinggi dengan kualitas yang rendah.
Kepala BKKBN juga mengungkap ranking Indonesia di Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dikeluarkan UNDP menurun dari 108 ke 124. Seperti dikutip Wikipedia, IPM adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia.
IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang, atau negara terbelakang, dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Hal inilah yang akan menjadi pokok perhatian pemerintah Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKKBN juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pimpinan Pusat Aisyah yang merupakan organisasi dari Muhammadiyah dalam rangka mempromosikan dan mensosialisasikan program KB. (ftr)