BKKBN - Jakarta - Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menyediakan wadah untuk berkonsultasi bagi warganya yang merasa mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yaitu Pusat Informasi dan Konsultasi (PIK) Keluarga. Warga bisa datang di ruang PIK Keluarga yang berada di Rumah Multi Fungsi PKK di RW 06 Kelurahan Pulo.
"Semakin cepat warga melapor, semakin mudah masalahnya diselesaikan. Para kader di PIK Keluarga akan mendengarkan keluhan dan membantu untuk mencari jalan keluarnya. Warga juga bisa konsultasi melalui telepon," kata Ketua TP PKK Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru Eli Suhaeli di Jakarta, Rabu (1/2/2012)
Dengan mencurahkan isi hati (curhat) menurut Eli, juga bisa meringankan beban penderitaan batinnya. Selain para kader, di Kelurahan Pulo juga ada Dokter GJS (Gerakan Jumat Sehat) yang dapat memberikan nasehat kepada warga yang memeriksakan diri soal kesehatan jiwa. "Ada dokter yang menyampaikan pasiennya sakitnya karena dipicu tekanan batin," katanya. Eli mengatakan, selama tahun 2010 ada lima warga yang melapor, yang bisa diselesaikan ada 3 kasus. Sekarang masih ada 2 kasus yang masih dalam proses penyelesaian. "Kejadian KDRT itu seperti gunung es, banyak kasusnya tetapi tidak dilaporkan,” ujarnya. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi, baik melalui seminar maupun leaflet atau brosur dan spanduk. "Rumah-rumah yang sudah mendapatkan sosialisasi kami tempeli stiker yang isinya imbauhan menghindari KDRT," papar Eli.(kkb2)