Navigate Up
Sign In
BKKBN > Berita > Negara Wajib Sediakan Sarana untuk Kelahiran Anak
Negara Wajib Sediakan Sarana untuk Kelahiran Anak
Wednesday, November 2, 2011
 
BOGOR - Sekretaris Utama Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sudibyo Alimoeso, mengatakan negara wajib memberikan sarana dan kebutuhan bagi setiap satu orang anak yang lahir.

"Padahal, perlu diingat bahwa banyaknya anak bukan hanya tanggung jawab individu orang tuanya semata, namun juga terkait dengan tanggung jawab kolektif pada level masyarakat dan negara," ucapnya, di Jambuluwuk Bogor, Rabu (2/11/2011)

Dikatakan kembali, semakin banyak jumlah penduduk yang tidak terkendali akan berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan.

"Para ahli demografi dan ahli lingkungan sering menggunakan istilah bunuh diri ekologi untuk mengaitkan antara penduduk dan lingkungan, jumlah penduduk yang tidak terkendali akan berdampak buruk pada kualitas lingkungan," ucapnya lagi.

Saat awal otonomi daerah digulirkan, lanjut Sudibyo, program kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) di Indonesia sempat melemah.

"Sering kali kita mendengar bahwa program kependudukan dan KB tidak menjadi prioritas pembangunan di daerah, terutama daerah dengan jumlah penduduk masih jarang atau memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) rendah," lanjutnya

Ada sebagian kalangan, kata Sudibyo, yang merasa sudah cukup mampu secara finansial untuk dapat membiayai anak-anaknya sehingga beranggapan boleh memiliki anak banyak.

"Pada tingkat masyarakat, dengan semakin banyaknya jumlah penduduk. Akan timbul isu persaingan memerebutkan kesempatan seperti kesempatan kerja, mengenyam pendidikan maupun sumber daya alam yang jumlahnya terbatas," tandasnya.
(crl)
Sumber:
OKEZONE