JAKARTA: Kepala BKKBN Dr dr Sugiri Syarief MPA mengingatkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan BKKBN harus segera diaktifkan.
"Jangan sampai kesalahan atau kekeliruan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas ditemukan lebih dulu oleh pemeriksaan," katanya saat memberikan sambuatn pada acara pelantikan pejabat eselon I, II, III, IV, di Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan ini Sugiri mengajak pimpinan di lingkungan BKKBN meningkatkan akuntabilitas dan menghindarkan diri dari penyalahgunaan atau penyimpangan penggunaan keuangan dan ketidadisiplinan.
"Bagi saudara-saudara yang dipercaya mengemban tugas pengawasan, tingkatkan kemampuan dalamm pelaksanaan pemeriksaan dan komunikasikan dengan baik hasil pemeriksaan kepada para pelaksana sebagai bahan perbaikan," katanya.
Pada kesempatan ini Kepala BKKBN juga meminta perlunya penelaahan kelengkapan, kebenaran, dan pemahaman pada masing-masing unit kerja tentang
orma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
Oleh karena itu, bagi yang dipercaya mengemban tugas ketatalaksanaan harus menyiapkan berbagai aturan ataupun ketentuan sebagai landasan atau pedoman kerja dan pengukuran kinerja organisasi.
Secara khusus Kepala BKKBN minta agar dapat melakukan koordinasi dan membantu program jaminan persalinan (Jampersal).
"Upaya ini akan mampu membantu menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, serta memberikan kontribusi dalam pencapaian KB aktif," tambahnya. (H)