Page Content
.JAKARTA -- Angka pemakaian narkoba di kalangan remaja tergolong tinggi. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional pada 2008, sebanyak 1,5 persen atau sekitar 3,2 juta penduduk Indonesia adalah pengguna narkoba. Sebanyak 78 persen di antaranya adalah remaja atau penduduk usia 20-29 tahun.
Data dari Kementerian Kesehatan per Desember 2010 juga menunjukkan angka penduduk Indonesia yang hidup dengan AIDS mencapai 24.131 kasus. Sebanyak 45,48 di antaranya menjangkiti penduduk remaja yang masih produktif yang diharapkan akan menjado calon pemimpin-pemimpin bangsa.
Maraknya pergaulan bebas diantara para remaja yang terjadi akhir-akhir ini juga sangat memprihatinkan. Demikian dikemukakan Ketua Forum Komunikasi Koalisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forkom P3A) Heru Subroto, di Jakarta (Kamis, 1/12) berkaitan dengan program generasi berencana (GenRe) yang dfilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).
“Saya setuju dengan pendapat Menko Kesra (Agung Laksono) bahwa kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini telah dimanfaatkan oleh para remaja dengan mengakses situs-situs pronografi dan situs kekerasan pisik srcara global berimplikasi pada meningkatnya fenomena kekerasan dan pergaulan bebas di kalangan remaja,” katanya.
Kondisi ini ditengarai menjadi salah satu pemicu masih tingginya angka kematian ibu maternal. Seharusnya kemajuan dalam bidang teknologi informasi disyukuri dan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat positif. Jadi bukannya dimanfaatkan untuk kepentingan negatif yang akan membawa para remaja kita ke jurang kehancuran masa depan mereka.
Menko Kesra pernah mengemukakan bahwa kehidupan remaja dan generasi muda Indonesia, utamanya di kota-kota besar; cukup mengkhawatirkan dari waktu ke waktu. Untuk itu harus segera dicarikan solusi pemecahannya.
"Kesibukan orangtua mencari nafkah dan menyerahkan kehidupan anak-anaknya kepada orang lain dan pergaulan di luar rumah, ditengarai menjadi salah satu pemicu meningkatnya kerusakan prilaku para remaja kita,” tegas Agung belum lama ini. (h)