Page Content
KB Menjangkau Pulau Daerah Tertinggal Terpencil
(OKeZone)-AMBON- Progran Kependudukan Keluarga Berencana (KKB) memprioritaskan penggarapan KB di daerah kepulauan menjadi prioritas.
Menurut Kepala BKKBN, Sugiri Syarief, kota Ambon salah satau dari program pemerataan dan jangkauan pelayanan keluarga berencana (KB) Kesehatan Reproduksi serta Keluarga Sejahtera bagi seluruh masyarakat di NKRI.
"Sebelum ini ada penggarapan pantai. Sekarang kita garap KB kepulauan. Peran TNI sangat cepat dalam revitalisasi program KB," kata Sugiri dalam keterangan persnya kepada okezone, Jumat (19/11/2011).
BKKBN bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar program tersebut dimaksudkan untuk menurunkan unmetneed yang cukup tinggi di daerah kepulan 9,1 persen.
Maluku menjadi salah satu sasaran program KB kepulauan,karena selain karena daerahnya sulit terjangkau, berdasarkan data SDKI 2007 angka unmetneed provinsi Maluku mencapai 22,4 persen.
“Secara geografis Maluku memiliki daerah yang sulit dijangkau, sehingga perlu model penggarapan yang spesifik, jelas Sugiri.
Pelayanan KB di kepulauan tujuannya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan KB, untuk membangun rakyat sejahtera. Adanya fasilitas pelayanan maka akan mengurani unmet need KB (keinginan untuk KB tetapi tak bisa terlayani).
"Untuk itu, jenis kontrasepsi yang disarankan adalah kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implant, MOP, dan MOW," kata Sugiri.