Navigate Up
Sign In
BKKBN > Berita > BKKBN Sayangkan Merosotnya Minat Warga Datangi Posyandu
BKKBN Sayangkan Merosotnya Minat Warga Datangi Posyandu
Wednesday, November 30, 2011
JAKARTA (Pos Kota) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyayangkan belakangan  ini gairah masyarakat Indonesia untuk mendatangi posyandu mulai menurun, sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kembali.
 
“Kegiatan posyandu di Indonesia sudah menurun 40 persen. Kita ingin agar eksistensi posyandu tetap gegap gempita, karena posyandu  sangat penting  bagi masyarakat mulai dari deteksi dini gangguan kesehatan hingga pelayanan KB,” kata Kepala BKKBN, Sugiri Syarief saat  road show Posyandu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (30/11).
 
Sugiri mengatakan, untuk menggairahkan kunjungan ke posyandu pihaknya mengadakan roadshow di tiga provinsi di Indonesia.
 
“Kenapa dipilih Jawa Barat karena merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk yang tinggi, sementara Maluku Utara adalah provinsi dengan karakteristik kepulauan dan pemilihan NTT karena merupakan salah satu provinsi dengan pencapaian kesehatan yang masih rendah,” katanya.
 
Sugiri mengatakan, fungsi posyandu untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian  Bayi (AKB), menanggulangi balita dengan gizi buruk, serta mempercepat terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
“Keberadaan Posyandu telah terbukti mendukung upaya pembangunan kesehatan melalui Revitalisasi Posyandu,” katanya.
 
Dia menambahkan, melalui roadshow tersebut diharapkan dapat memantapkan revitalisasi posyandu serta program kependudukan dan keluarga berencana, sehingga dapat mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. (aby/dms)