(Oke Zone) PURWOKERTO - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mulai gencar mensosialisasikan program KB kepada penganut agama Konghucu di Indonesia.
Hari ini, di gedung pertemuan masyarakat Tionghoa, Purwokerto, Jawa Tengah, BKKBN menggelar sosialisasi KB dan pemasangan alat kontrasepsi massal.
Kepala BKKBN Sugiri Syarif dalam keterangannya kepada wartawan menegaskan, program sosialisasi KB terhadap warga Tionghoa adalah kali pertama dilakukan BKKBN di Indonesia.
"Ini pertama kali BKKBN dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) menjalin kemitraan. Diharapkan, ini dapat mengendalikan jumlah penduduk khususnya bagi masyarakat Tionghoa," kata Sugiri, Selasa, (27/12/2011).
Kemitraan tersebut ditandai dengan program "Khonghucu Peduli KB" melalui berbagai kegiatan pelayanan KB di Gedung Harmoni.
Mengapa dipilih masyarakat Tionghoa, kata Sugiri, lantaran perlahan masyarakat Tionghoa sudah mulai sadar pentingnya program pemerintah ini dan ini bisa jadi contoh positif untuk warga Indonesia lainnya.
"Mereka saja bisa. Padahal sebelumnya, orang- orang Tionghoa itu sangat sulit menjalankan program KB ini," jelas Sugiri.
Karena itu, Sugiri berharap tidak hanya warga Tionghoa, tapi seluruh agama lainnya juga bisa mendukung program ini. Mengingat pertumbuhan penduduk Indonesia sudah mencapai 273 juta lebih. "Ini yang perlu diwaspadai dan perlu penanganan serius,"
Ketua Matakin Jateng Lucia Herawati mengatakan, diharapakan kedepan masyarakat Tionghoa bisa lebiha baik lagi membantu program pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk.
"Tidak ada lagi anggapan, banyak anak banyak rezeki. Kalau anak banyak hidup menderita, tidak sejahtera dan itu sama saja membebani pemerintah Indonesia," jelas Lucia.
(crl)