Bkkbn-Online: Berdasarkan data komnas perlindungan anak (KPA) Riau, jumlah kasus HIV dan AIDS di Riau hingga juli 2011 telah mencapai 1.238 kasus. Di mana 576 kasus (47 persen) kelompok umur 10-29 tahun. Di samping itu, kasus Napza di Riau berdasarkan data BNP November 2010 berjumlah 556 orang dan 18 persen adalah remaja.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Riau di wakili staf Ahli Gubri Bidang SDM Drs. H Zailani Arif Syah saat membuka acara Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja di Rindu sepadan.
Hadir dalam acara tersebut kepala BKKBN Perwakilan Riau Drs. Ary Goedadi dan 200 peserta dari anggota pokja PKBR, Perwakilan BKKBN Riau, pengelola PIK Remaja, PKBI, PIK mahasiswa. Untuk merespon permasalahan tersebut, kata zailani, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Pusat Informasi dan Konseling (PIK Remaja) yaitu suatu wadah kegiatan Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta perencanaan kehidupan berkeluarga.
“Untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan PIK remaja, terutama dalam pemberian informasi dan konseling PKBR, perlu dilaksanakan kegiatan ajang prestasi remaja, di mana remaja dapat saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kretivitasnya dalam pengelolaan PIK remaja,” ujar Zailani