Navigate Up
Sign In
BKKBN > Artikel > Negoisasi Jembatan Mencapai Tujuan
Negoisasi Jembatan Mencapai Tujuan
Monday, February 6, 2012
|
Negoisasi yang berasal dari kata latin “ Negotior “ atau yang mempunyai makna sebagai tindakan berunding  adalah salah satu taktik dan strategi yang digunakan dalam melakukan advokasi, sebetulnya ada  beberapa  tehnik lain yang dapat dilakukan dalam advokasi ini , namun tehnik negoisasi adalah kompromi yang paling baik pada era ini.
Negosiasi biasanya digunakan dalam upaya membantu untuk mengembangkan solusi yang saling menguntungkan  dalam situasi konflik.. Dan ini  dilakukan dalam upaya menyatukan pendapat,  pandangan  serta berbedaan-perbedaan terhadap suatu tugas, suatu keputusan  atau suatu pekerjaan yang harus diselesaikan dan dikerjakan bersama dengan melalui pertukaran konsesi atau kemudahan.
 
Dalam pelaksanaan program Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana  tehnik ini penting untuk dilakukan. Mengingat bahwa untuk "Tercapainya penduduk tumbuh seimbang (PTS)" yang ditandai dengan "Terkendalinya jumlah dan laju pertumbuhan penduduk serta  tercapainya  Total Fertility Rate(TFR) menjadi 2,1 dan Net Reproductive Rate (NRR) menjadi 1 anak per wanita" , akan banyak memerlukan  komitmen dan dukungan yang kuat dari seluruh elemen bangsa di seluruh tingkatan wilayah.  Hal ini tentu harus dilakukan,  karena hampir semua kegiatan  program Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana selalu akan melibatkan dan  memerlukan partisipasi aktif dari berbagai lembaga, instansi dan komponen masyarakat yang lainnya, dan konsekwensinya  adalah;  SDM  pengelola program Kependudukan dan KB  harus mempunyai kemampuan dan kepiawian dalam melakukan negoisasi tersebut.
 
Hambatan dalam melakukan negoisasi ini tentu ada dan  kebanyakan justru  muncul dari diri kita sendiri , diantaranya ;  rasa takut  dicurangi ;  takut hubungan menjadi buruk; takut negoisasi tidak berhasil dan lain sebagainya. Oleh sebab itu untuk dapat  melakukan negosiasi dengan baik, maka diperlukan langkah-langkah yang  tepat dan sesuai. Ada tujuh  langkah negoisasi yang dihasilkan dari pengalaman berbagai pihak diantaranya dikumpulkan oleh  ” KEHRER ”   pada tahun 2002, antara lain yaitu:(1 Melakukan Persiapan;(2)  Memperhatikan  Ketepatan Waktu; (3) Meninggalkan  Jauh-Jauh Ego pribadi;  (4)  Lancarkan Ketrampilan Mendengarkan,;(5)Trampil Bertanya; (6) Antisipasi Kompromi; (7) Tutup dengan  Konfirmasi Karena negoisasi bukan sekedar pengetahuan tetapi sebuah tehnik dan sebuah ketrampilan, maka kemampuan tersebut tentu hanya  dapat dimiliki dengan selalu melatih diri , mencoba dan mempraktekkannya. (Art. S )