Depan > Index Berita > LUSIA ADINDA DUA NURAK LEBU RAYA TERIMA PENGHARGAAN MANGGALA KARYA KENCANA BKKBN
LUSIA ADINDA DUA NURAK LEBU RAYA TERIMA PENGHARGAAN MANGGALA KARYA KENCANA BKKBN
Rabu, 12 Desember 2012
​BKKBN Online :  BKKBN memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana  kepada Ketua TIM Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lusia Adinda Dua Nurak Lebu Raya, S.Pd,  atas keberhasilan dan kontribusi TP PKK NTT dalam pembangunan Kependudukan dan KB di NTT.
 
Penghargaan tersebut disematkan oleh Inspektur Utama BKKBN RI, Dra. Mieke Selfia Sangian dengan disaksikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada pembukaan acara Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu Kabupaten/Kota  se Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012 Kamis (29/11/2012)

 
Inspektur Utama BKKBN RI menyampaikan, bahwa penyerahan penghargaan Manggala Karya Kencana sebagai reward dari Pemerintah RI melalui BKKBN atas dukungan Ketua dan anggota TP PKK Nusa Tenggara Timur dalam mensukseskan Program Kependudukan dan KB di Nusa Tenggara Timur dalam nuansa dan semangat kemitraan.
 
“Penyerahan Manggala Karya pada kesempatan ini sangat tepat karena dihadiri oleh para kader yaitu kader PKK, Kader Posyandu, Kader Gizi, Kader KB. BKKBN sangat akrab dengan para kader karena sejak lama telah peduli terhadap Pembangunan Keluarga Sejahtera di Provinsi Nusa Tenggara Timur” Ujar Mieke S. Sangian seperti yang disebutkan dalam siaran pers KKB NTT Senin (10/12/12)
 
Mieke S. Sangian, berharap agar kedepan para kader PKK dan Kader Posyandu juga peduli terhadap remaja, melalui gerakan peduli remaja, dalam rangka menurunkan kekerasan terhadap remaja dan anak, karena menurut Komisi Perlindungan Anak Nasional, bahwa kekerasan seksual dan HIV/AIDS di kalangan remaja semakin meningkat. Oleh karena itu kehadiran Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di NTT dikoordinir oleh Perakilan BKKBN Prov. NTT untuk dimanfaatkan dalam rangka konsultasi Kesehatan Reproduksi Remaja.
 
Dalam sambutannya Gubernur NTT berharap,  Program KB dapat  menurunkan angka kemiskinan di daerahnya . “Saya selalu bilang angka kelahiran paling tinggi itu di keluarga miskin, tidak ada keluarga miskin yang melahirkan anaknya kaya atau tidak miskin” Kata Lebu Raya.
 
Pada rangkaian acara Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu, Kepala Perwakilan BKKN Prov. NTT, Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc diberi kesempatan untuk menyampaikan materi tentang Program KB dan Bina Keluarga Balita.
 
Theodora menekankan bahwa sasaran program KB bukan hanya sekedar pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi, tetapi perhatian khusus diberikan pada seluruh anggota keluarga dengan memperhatikan siklus keluarga, mulai dari janin, balita, remaja, dewasa hingga lansia. Sasaran program BKB adalah ibu yang mempunyai anak balita. Pentingnya ibu mengikuti program BKB agar dapat melatih psikomotorik anak sesuai dengan pertambahan usia balitanya.
 
Sebelum acara Penyerahan Manggala Karya Kencana, Inspektur Utama BKKBN RI bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT telah melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, sebagai bagian dari Advokasi untuk pelaksanaan Program Kependudukan dan KB di Nusa Tenggara Timur (KKB1).