Depan > Index Berita > PIK REMAJA - PKS SMPN 3 BANGLI DIRESMIKAN
PIK REMAJA - PKS SMPN 3 BANGLI DIRESMIKAN
Jumat, 17 Agustus 2012
​Denpasar;bkkbn-online; Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMP Negeri 3 Bangli diresmikan oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar, (15/8), pada kesempatan tersebut, Gianyar juga melantik pengurus PIK Remaja dan PKS. Anggota PIK Remaja berjumlah 25 orang dan anggota PKS sebanyak 36 siswa ini telah dilatih secara intensif oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kabupaten Bangli bersama Satuan Lalu Lintas Polres Bangli. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kesepakatan bersama antara BKKBN dengan PLORI, tegasnya.
 
Made Gianyar mengatakan, generasi remaja adalah tulang punggung pembangunan bangsa. Untuk itu, para remaja perlu mendapatkan pendidikan, khususnya tentang kesehatan reproduksi remaja. Sehingga para remaja dapat terhindar dari domensi-domensi negatif, seperti seks bebas, Napza dan HIV/AIDS. "Sesuai dengan filosofinya GenRe, Generasi Berencana sehingga semuanya harus direncanakan, yaitu rencanakan pernikahan, rencanakan kehamilan dan rencanakan jumlah anak. Jika hal ini dapat dijalankan dengan baik, maka akan menghasilkan generasi remaja yang unggul sehingga tatapan masa depan Kabupaten Bangli akan lebih baik. Untuk itu, kami akan menggalangkan PIK Remaja di semua lini, di Sekolah, di Banjar dan di Desa Pekraman," ujarnya.
 
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, I Wayan Sundra, yang turut hadir dalam acara pelantikan tersebut mengatakan, masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya. Masalah yang menonjol yang dialami remaja saat ini adalah seksualitas, kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, penyalahgunaan Napza dan bahaya HIV/AIDS. Untuk membentengi masalah ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali mengembangkan program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) yang saat ini dikembangkan menjadi GenRe (Generasi Berencana). hal ini dilakukan untuk mewujudkan tegar remaja dalam rangka tegar keluarga guna mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera dan suatu wadah yang disebut PIK Remaja. "Harapan kami dengan terbentuknya PIK Remaja ini dapat membantu para remaja, baik di dalam maupun di luar sekolah untuk mengatasi permasalahannya dengan melakukan konsultasi dengan teman sebayanya di PIK Remaja ini," harapnya.
 
Pada kesempatan yang sama Kepala SMP Negeri 3 Bangli,. I Nengah Suardana menyambut positif salah satu program BKKBN  ini. Karena tujuan dari pembentukan PIK Remaja ini sangat mulia, yaitu guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dalam mensosialisasikan program kesehatan reproduksi remaja dengan harapan anggota PIK Remaja mampu menjadi tutor sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. "Kami sangat mendukung program ini, sehingga pelaksanaan kegiatan PIK remaja dan PKS ini sumber dana sepenuhnya berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ungkapnya (KKB3)