Depan > Index Berita > FAPSEDU DITANTANG WUJUDKAN PROFIL KELUARGA INDONESIA
FAPSEDU DITANTANG WUJUDKAN PROFIL KELUARGA INDONESIA
Senin, 11 Juni 2012
​BOGOR-bkkbn online; Kepala BKKBN Dr dr Sugiri Syarief MPA menegaskan pihaknya sangat mendambakan suatu bentuk profil keluarga Indonesia. Untuk itu Kepala BKKBN mengharapkan masukan dari Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluaga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) agar supaya profil dimaksud segera terwujud. Hal itu dikemukakan Kepala BKKBN ketika menjadi keynote speaker pada Rakernas I FAPSEDU di Cipayung, Bogor Jabar, Rabu (5/6).
 
Kepala BKKBN mengakui akan terjadi perbedaan setiap agama dalam mengukur profil keluarga, namun perbedaan tersebut agar bisa dilebur sehingga bersifat nasional. “Jadi benar-benar profil keluarga Indonesia secara nasional,” tambah Sugiri.
 
Dalam sudut pandang demikian, menurut Kepala BKKBN, diharapkan FAPSEDU berperan’ “Luar biasanya, kepedulian tersebut didasarkan atas keyakinan agamanya yang memandang masalah kesejahteran keluarga dan penduduk sebagai masalah yang harus dihadapi bersama,” katanya.
 
Sementara itu Ketua Umum FAPSEDU KH M Cholil Nafis PhD mengemukakan dalam melaksanakan program kependudukan diperlukan adanya keterlibatan semua instansi terkait, partisipasi dan kepedulian masyarakat termasuk peran tokoh agama dalam wadah kemitraan.
Peran tokoh agama dalam pembangunan kependudukan di Indonesia sangat diperlukan, mengingat masyarakat Indonesia yang agamis dan sangat memperhatikan tokoh-tokoh agama mereka. Peran tokoh agama sangat diperlukan untuk meyakinkan para pemeluknya bahwa program keluarga berencana tidak bertentangan dengan agama mereka.
 
Kini, sebanyak 20  provinsi telah terbentuk dan telah dikukuhkan sebagai pengurus Forum Antar Ummat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) propinsi/daerah. Sebagai wahana silaturrahim dan untuk menyelaraskan program-progam kependudukan dan KB antara pusat dan daerah, FAPSEDU mengadakan Rapat Kerja Nasional I (kkb3)